Selasa, 26 April 2011

Benarkah pernikahan Ibas dan Aliya pernikahan politik...?

Politik memang susah ditebak...persis seperti sepakbola. Tapi kalau politik sudah dikaitkan dengan kelanjutan sebuah dinasti....mungkin saja pernikahan antara ibas dan Aliya bisa jadi buktinya. Bahwa demi kelangsungan sebuah dinasti SBY dan Hatta....maka keduanya dipersatukan. Tapi benarkah isu tersebut...? Simak artikel berikut:

Jadi Besan SBY, Tak Menjamin Hatta Melenggang di 2014

JAKARTA - Berbagai asumsi muncul menjelang pertunangan Eddy Baskoro Yudhoyono (Ibas) dengan Siti Ruby Aliya Radjasa, kemarin malam. Bagaimana tidak, keduanya adalah anak orang penting di negeri ini, Presiden dan Menko Perekonomian.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat dan Hatta adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Banyak pihak curiga, penyatuan dua keluarga besar ini menyimpan misi politik bagi masa depan partai-partainya masing-masing.

Yang lebih santer terdengar, Hatta Radjasa dicurigai meminta dukungan SBY dan Partai Demokrat untuk maju sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2014 mendatang. Benarkah?

Pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya mengamini kemungkinan akan adanya hubungan yang lebih dekat antara SBY dengan Hatta setelah keduanya resmi besanan. Namun, sejauh mana pengaruhnya secara politik, hal tersebut sulit diperkirakan.

“Yang jelas politik itu masalah seni menjalin hubungan antarpersonal atau antarinstitusi. Pasti ada pengaruh. Ketika ada dua orang yang mempunyai otoritas di partai jadi kerabat, tentu punya pengaruh dalam kehidupan politik mereka,” katanya saat berbincang dengan okezone, Selasa (26/4/2011) malam.

Namun, kata dia, harus juga dilihat bahwa PAN tidak sepenuhnya berada di tangan Hatta, meski dia sebagai ketua umum partai. Tidak seperti Demokrat yang hampir sepenuhnya berada di tangan SBY, walaupun posisinya sebagai Ketua Dewan Pembina.

Yang pasti, lanjutnya, hubungan kekerabatan SBY-Hatta akan mempermudah komunikasi antara keduanya. “(Soal Hatta maju capres) itu masih spekulasi. Karena tidak mesti dipengaruhi oleh kedekatan. Setiap partai tentu akan memperhatikan bermacam kriteria untuk mengusung calonnya di 2014. Demokrat juga saya kira punya kriteria sendiri,” jelasnya.

Tidak akan ada masalahkah jika sudah resmi besanan, SBY-Hatta tetap sebagai atasan dan bawahan?

“Saya kira enggak ya, karena SBY pastinya akan tunduk dengan kontrak sosial dengan masyarakat. Tidak mungkin itu dikorbankan hanya karena kedekatan,” jelas Toto, sapaan akrabnnya.

sumber:okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar