Selasa, 29 Mei 2012

Berita Korupsi : Kejaksaan Agung Sita Harta Dhana Widyatmika


Akhirnya kejaksaan Agung menyita apartemen mewah milik Dhana Widyatmika. Apa saja harta Dhana lainnya yang ikut disita...simak artikel berikut yang saya kutip dari detiknews.com:

Jakarta Kejaksaan Agung kembali menyita aset milik tersangka kasus korupsi dan pencucian uang Dhana Widyatmika. Aset yang disita kali ini sebuah apartemen mewah yang dimiliki mantan pegawai Ditjen Pajak tersebut.

"Sudah kita sita apartemennya," ujar Direktur Penyidikan Kejagung, Arnold Angkouw, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Arnold menambahkan, surat penyitaan sudah diberikan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dua hari yang lalu. Namun dirinya enggan untuk menyebutkan nilai dan alamat apartemen yang disita.

"Kita belum tahu untuk nilai apartemennya," ujarnya.

Menurutnya selain melakukan penyitaan terhadap apartemen, Kejagung juga merencanakan menyita 10 bidang tanah milik Dhana.

"10 tanah itu nanti akan kita lihat," tutupnya.

Sebelumnya selain apartemen di Hollywood Residence, Semanggi, dalam kasus ini pihak Kejagung telah menyita beberapa aset milik Dhana Widyatmika. Berikut daftar aset Dhana, mantan PNS Golongan III C di Ditjen Pajak yang disita tim penyidik pidana khusus Kejagung:

1. Uang yang tersimpan di penyedia jasa keuangan Rp 11 miliar.
2. Uang tunai pecahan dolar Amerika Serikat senilai Rp 270 juta.
3. Uang pecahan Dinar Irak Rp 7 juta
4. Uang pecahan pecahan Riyal Saudi Arabia Rp 10,3 juta
5. Emas seberat 1,1 kilogram dengan taksiran bernilai Rp 465 juta.
6. Kendaraan bermotor termasuk Chrysler dan truk yang sudah disita dengan taksiran seharga Rp 1,6 miliar rupiah.
7. Investasi pihak ketiga Rp 4,5 miliar termasuk jam Rolex seharga Rp 103 juta

Selain aset tersebut, tim penyidik juga sudah menyita sertifikat sembilan bidang tanah milik Dhana yang menjabat posisi account representative saat bertugas di Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Kejaksaan juga telah menetapkan lima tersangka yakni Dhana Widyatmika, Johny Basuki (wajib pajak), Firman, Herly Isdiharsono (rekan bisnis Dhana), Salman Maghfiroh (mantan pegawai Ditjen Pajak).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar