Senin, 09 September 2019

Panduan Supaya Anak Ingin Makan Buah serta Sayur

Sayur dan buah itu sangat banyak kandungan gizinya, tetapi kok si kecil seringkali menampik makan sayur ya. Duh, geregetan deh. Telah capek-capek masak sayur buat anak, tetapi tidak disentuh. Telah berbelanja bermacam buah, eh tidak dikonsumsi anak.



Nah, buat Bunda yang kebingungan bagaimana supaya anak ingin makan sayur dan buah, dapat baca beberapa panduan di bawah ini:

1. Kenalkan Berkali-kali

Jika kesempatan ini anak menampik karena itu sayur bayam, jangan putus harapan, Bun. Mari coba , walau berulang-kali.

"Langkah pengenalan makanan ke beberapa anak pada intinya harus berkali-kali, tapi masih menyenangkan. Nah, waktu libur sekolah seperti saat ini ialah waktu yang sesuai dengan untuk mulai belajar," kata Rachel Olsen, pakar gizi dari YOUVIT, Rachel Olsen, dalam infonya.

Simak juga: Punyai Segudang Faedah, Jangan Lupa Makan Buah Ya

dr Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, katakan seringkali orangtua merasakan anak tidak senang makanan tersendiri sebab anak menampik makanan itu. Walau sebenarnya semestinya kita butuh tawarkan 15-20 kali dahulu makanan itu pada anak.

Nah, jika selanjutnya telah menampik, karena itu baru dapat diambil kesimpulan jika anak tidak suka pada makanan itu.

2. Sampaikan Warna yang Sama Rasa-rasanya Tidak Sama

Terkadang anak tidak senang makan kangkung karena hanya warnanya sama juga dengan warna bayam. Walau sebenarnya warna yang sama, rasa-rasanya belum pasti sama. Ini butuh kita berikan pada anak, Bun.

Jadi, contohnya waktu anak tidak suka pada rasa brokoli berwarna hijau, orangtua masih dapat memperkenalkan sayuran berwarna hijau yang lain. "Anak umumnya mengasosiakan warna dengan rasa. Di sini utamanya peranan orangtua untuk mengajari mengenai keberagaman warna serta rasa pada makanan yang diserahkan ke beberapa anak," sambung Rachel.

3. Kreasikan Supaya Menarik

Supaya anak semangat makan buah dan sayur, semestinya penampilannya dibuat menarik, Bun. Rachel memberikan contoh dengan membuat ciri-ciri kartun dari tomat serta timun.

"Ini akan merangsang rasa ingin tahu anak untuk coba makanan itu," lebih Rachel.

4. Beri dalam Bagian Kecil

Bun, coba menyodorkan sayur dan buah dalam bagian kecil. Dengan demikian anak tidak takut duluan sebab harus habiskan satu porsi besar makanan yang tidak disukainya.

5. Orang Tua Memberikan Contoh

Jangan hanya memerintah anak makan sayur dan buah, tetapi kita jadi orangtua tidak memberi contoh yang baik.

"Jika ingin anak makan sayur atau buah, orang tuanya harus juga dong. Children see children do. Banyak insiden orangtua ngomel-ngomel anak tidak ingin makan buah, sesudah diberi pertanyaan, nyatanya ibu bapaknya juga tidak senang buah," tutur dr Meta.

Lalu perlukah multivitamin buat anak? Rachel katakan multivitamin diperlukan untuk lengkapi keperluan mineral dan vitamin anak. Tetapi ingat, takarannya harus sesuai dengan keperluan badan anak. (Nurvita Indarini)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar