Senin, 10 Februari 2020

Muncul Kembali Dengan Nama Negara Rakyat Nusantara, Polisi Eksklusif Turun Tangan


Sehabis Keraton Agung Sejagat serta Sunda Empire, warga kembali dihebohkan dengan kedatangan Negeri Rakyat Nusantara. Video bertajuk Statment Perilaku Negeri Rakyat Nusantara 20 Oktober 2015 di kanal Youtube diunggah Yudi Syamhudi Suyuti pada 27 Oktober 2015 kembali viral.

Pada video itu, dikatakan terdapat 5 poin yang jadi alibi NKRI wajib lekas dibubarkan. Atas statment sikap semacam itu, polisi dikala ini turun tangan buat menilik Negeri Rakyat Nusantara.

Pria yang berjulukan Yudi Syamhudi Suyuti itu, mengantarkan sebagian aba-aba ke tamu yang muncul. Dalam pidatonya itu, Yudi mengantarkan perilaku‘ Negeri Rakyat Nusantara’ serta pula menganjurkan agar Negeri Kesatuan Republik Indonesia( NKRI) dibubarkan.

“ Selanjutnya pula statment sikap ini kita sampaikan buat rakyat serta bangsa bangsa nusantara ini diseluruh nusantara terletak. banyak perihal komentar masalah perihal kalau kala kita melaporkan sikap atas NKRI, menggunakan nama negeri rakyat nusantara ini acapkali dicurigai hendak berbuat mengundang konflik ataupun menciptakan sesuatu masalah baru, tetapi malah Negeri Rakyat Nusantara merupakan negeri yang lagi kita perjuangkan serta mewakili rakyat bangsa- bangsa nusantara yang telah terdapat dikala sebelum negeri Indonesia terletak,” kata laki- laki dalam video itu, semacam dilihat Jumat( 24/ 1/ 2020).

“ Ini wajib diluruskan, serta wajib kita jelaskan sedetail- detailnya sehingga terjalin sesuatu pemecahan atas kebuntuan yang terjalin di negeri republik Indonesia dikala ini. Kalau kebuntuan ini telah sangat kritis, serta jikalau telah dibilang sistem NKRI sanggup kita katakan sistem yang sudah membusuk, nah keadaan membusuk inilah yang mengapa kita nyatakan ingin tidak ingin dengan hati yang jernih serta benak besar kita wajib merelakan membubarkan NKRI,” imbuhnya.

Terpaut perihal ini, Polisi Republik Indonesia mengaku hendak melakukan penyelidikan atas video tersebut. Polisi Republik Indonesia berkata hendak melacak pengunggah video itu serta Yudi yang menyerukan NKRI bubar.

“ Polisi melakukan penyelidikan terhadap video tersebut, jikalau ditemui tindak pidana hendak ditindak cocok ketentuan. Kami hendak lacak,” tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat( 24/ 1/ 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar